Prediksi Starting XI BLFC 2020

Senin, 9 Maret lalu, Badak Lampung FC menjalani acara launching team guna menghadapi Liga 2 2020 yang akan mulai kick off pada 14 Maret 2020 (hari ini), sedangkan BLFC akan melakoni pertandingan perdananya besok, 15 Maret 2020 dengan menjamu PSKC Cimahi di Stadion Sumpah Pemuda. Saat launching kemarin, BLFC memperkenalkan 25 nama pemain yang disiapkan untuk Liga 2 2020 ini. Yang terbaru adalah kedatangan mantan kiper Persiraja Banda Aceh, Wahyudi, yang menjadi kiper keempat yang diresmikan BLFC untuk musim ini. Selain itu, BLFC juga mempromosikan 2 produk akademinya ke tim senior, yaitu Akas Bahtiar dari BLFC U-20, dan Dodi Irawan dari BLFC U-16. Sementara dari wajah-wajah lama, hanya terdapat 8 pemain tersisa yang masih membela BLFC sejak 2019 hingga 2020 ini, antara lain Dikri Yusron, Daryono, Syahrul Mustofa, Saepuloh Maulana, Akbar Tanjung, Abdul Rahman L, Suhandi, dan Harianto Panto.
Berikut kami akan memberikan prediksi susunan Starting XI yang akan digunakan oleh Coach Rafael Berges untuk mengarungi musim 2020. Di beberapa pertandingan ujicoba yang dijalani, BLFC terlihat menggunakan formasi 4-2-3-1. Maka akan coba penulis tuliskan Starting XI menggunakan formasi 4-2-3-1.
 
-Goalkeeper:
1. Daryono
2. Dikri Yusron
3. Reza Pratama
4. Wahyudi
 
Cukup mengejutkan melihat BLFC memiliki kiper hingga 4 lapis. Cukup jarang klub Indonesia memiliki kiper hingga 4 pemain, kalaupun ada, biasanya 1 adalah anggota tim U-20 yang diberi kesempatan gabung di tim senior. Tapi lain halnya dengan BLFC, Laskar Saburai memiliki 4 kiper yang seluruhnya berstatus senior (diatas 20 tahun).
Dari 4 kiper tersebut, sepertinya posisi kiper utama dapat dipastikan akan jatuh kepada Daryono, sepeninggal Yoewanto Beny yang tidak diperpanjang kontraknya, rasanya sulit bagi Reza, Wahyudi dan Dikri untuk menggeser posisi Daryono dari bawah mistar BLFC.
Ulasan lengkap mengenai 4 kiper ini akan kami tulis di artikel selanjutnya.
 
-Left Back:
1. Roni Rosadi
2. Syahrul Mustofa
 
BLFC memiliki 2 pemain yang berposisi sebagai bek kiri, yaitu Roni Rosadi dan Syahrul Mustofa. Pada awal musim 2019 kemarin, Sebenarnya Syahrul Mustofa menjadi pilihan utama di sektor bek kiri, namun kehadiran Reva Adi Utama pada jeda putaran kedua membuatnya kehilangan posisi. Bahkan sepanjang putaran kedua Syahrul hanya bemain sekali kala berhadapan dengan Barito Putera, Total selama musim 2019 kemarin Syahrul bermain di 11 pertandingan, dan mengoleksi 6 kartu kuning. Sementara Roni Rosadi justru sebaliknya, Roni baru memainkan pertandingan perdananya di Liga 1 2019 di Pekan ke 15, setelah itu Roni cukup rajin masuk di starting XI Semen Padang, hingga akhir musim, Roni bermain sebanyak 14 kali dan mengoleksi 3 Kartu Kuning. Namun ia gagal membawa Semen Padang lolos dari jerat degradasi. Dengan pengalaman lebih banyak, tampaknya Roni Rosadi akan menjadi pilihan utama di sector bek kiri BLFC.
 
-Central Defender:
1. Saepulloh Maulana
2. Alam Ikhfanul
3. Ahmad Faris
4. Ardan Aras
5. Dodi Irawan
 
Posisi vital, musim lalu BLFC memiliki kelemahan besar pada posisi bek tengah. Kehadiran Golec dan Malisic di putaran kedua pun tidak memberikan perubahan berarti. Pada musim ini, BLFC memiliki 5 pemain yang bisa beroprasi di bek tengah. Yaitu ada Saepuloh Maulana, Alam Ikhfanul, Ahmad Faris, Ardan Aras, dan Dodi Irawan. Namun saat ini Dodi masih berada di Eropa untuk menjalani program Garuda Select sehingga belum bias bergabung di awal musim ini.
 
Satu pos di posisi bek tengah akan paten menjadi milik sang kapten, Saepuloh Maulana. Di musim lalu, dengan keberadaan Bojan dan Golec di center back, posisi Saepuloh sedikit didorong maju kedepan menjadi seorang gelandang bertahan, namun musim ini tampaknya akan kembali pada posisi aslinya, yaitu bek tengah. Sementara satu pos bek tengah lainnya direbutkan oleh Alam, Faris, dan pemain senior Ardan Aras. Pada pra musim kemarin Ikhfanul Alam mengalami cedera, sedangkan Ardan Aras yang berusia 36 tahun sudah terlalu ‘tua’ untuk bermain full sepanjang musim. Maka untuk awal kompetisi, pendamping yang ideal untuk Saepuloh Maulana akan jatuh kepada Achmad Faris. Namun tampaknya akan sering terjadi rotasi di posisi bek tengah, tergantung performa yang ditunjukan masing-masing pemain di awal musim.
 
-Right Back:
1. Wiganda Pradika
 
Belum ada pilihan lain di sektor bek kanan selain Wiganda Pradika. Dalam 3 musim terakhir, Wiganda bermain untuk Mitra Kukar.
 
-Central Midfielder
1. Manda Cingi
2. Fajar Handika
3. Akbar Tanjung
4. Akas Bahtiar
 
BLFC memiliki 4 pilihan di lini tengah untuk mengisi 2 pos central midfielder. Sepanjang pra musim, seringkali Rafael Berges menurunkan Manda Cingi dan Akbar Tanjung untuk 2 posisi gelandang tengah. Akbar merupakan salah satu pilar utama BLFC di musim 2019, sementara Manda bermain dalam 25 pertandingan bersama Semen Padang musim lalu. Dua pemain ini tampaknya akan mengisi 2 slot inti gelandang tengah BLFC untuk musim ini. Keduanya di back-up oleh Fajar handika dan pemain muda Akas Bahtiar. Musim lalu, Fajar bermain untuk Kalteng Putra, sementara Akas bermain untuk BLFC U-20 di Elita Pro Academy Liga 1 U-20.
 
-Winger
1. Agustiar Andre
2. Abdul Rahman Lestaluhu
3. Harianto Panto
4. Krismon Gustap
 
BLFC memiiliki 4 pemain yang berposisi sebagai winger, di posisi kiri terdapat Panto dan Abdul Rahman L. Abdul Rahman merupakan pencetak gol perdana BLFC musim lalu, sempat tampil apik pada awal kompetisi, performa nya menurun hingga pada pertengahan musim mengalami cedera yang membuatnya tidak bermain sama sekali di putaran kedua. Sementara Hariyanto Panto, di era Jan Saragih ia hanya sekali mendapatkan kesempatan bermain, ketika Milan Petrovic mengambil alih kursi pelatih, ia menjadi salah satu andalan BLFC di sisi sayap. Total pada musim 2019 ia bermain dalam 22 pertandingan dan mencetak 4 gol dan 2 asis. Posisi sayap kiri tampaknya akan diisi oleh Hariyanto Panto, dan Abdul Rahman L sebagai pelapisnya.
 
Di sisi wing kanan, terdapat dua pemain baru, ada Andre Agustiar dan juga Krismon Gustav. Sebelum bergabung di BLFC, Andre bermain untuk Mitra Kukar, sedangkan Krismon bermain untuk Persewar Waropen. Di beberapa pertandingan pre-season kemarin, Andre lebih sering masuk dalam Starting XI dan mengisi posisi sayap kanan, sehingga kemungkinan besar Andre akan menjadi pilihan utama, dan di back-upoleh Krismon sebagai pilihan kedua.
 
– Attacking Midfielder
1. Yongki Aribowo
2. Suhandi
 
Di posisi ini terdapat 2 nama senior, yaitu Suhandi dan  Yongki Aribowo. Sekitar 10 tahun lalu, Yongki merupakan salah satu pemain muda yang sempat digadang-gadang akan menjadi salah satu striker top Indonesia, bahkan namanya masuk dalam anggota Timnas legendaris di ajang AFF 2010. Namun ternyata hingga usia emasnya, Yongki tidak sempat mencapai puncak karirnya dengan menjadi striker top Liga 1. Dan sekarang tampaknya posisi Yongki sedikit berubah, ia akan mundur sedikit menjadi seorang gelandang serang di belakang striker tunggal BLFC, namun tidak menutup kemungkinan di beberapa kesempatan BLFC akan menggunakan 2 striker sejajar dengan memajukan posisi Yongki.
 
Yongki akan berebut posisi dengan salah satu wajah lama di BLFC, yaitu Suhandi. Pada musim lalu, Suhandi bermain dalam 21 pertandingan dan mencetak 2 gol serta 2 asis. Kami memprediksi Yongki akan mengisi tempat utama dan akan cukup sering berotasi dengan Suhandi di posisi Attacking Midfielder.
 
– Striker
1. Aldino
2. Julian Mancini
3. Ahmad Ihwan
 
BLFC memiliki 3 pilihan yang akan mengisi 1 slot striker tunggal. Diatas kertas, mungkin Julian Mancini akan sangat sulit untuk merebut posisi utama dari Aldino Herdianto dan Ahmad Ihwan. Aldino bermain cukup on fire selama pre season, sementara Ihwan baru bergabung di masa akhir persiapan, dikarenakan ia baru saja melaksanakan pernikahan saat masa persiapan kompetisi kemarin. Sepertinya Aldino akan menjadi pilihan utama, dengan Ihwan sebagai pelapisnya, sementara Julian Mancini harus sabar menunggu untuk mendapatkan jatah menit bermain.

Leave a comment