Preview Matchday 2: PSM Makassar VS Badak Lampung FC

Setelah tumbang dari Tira Persikabo dengan 3 gol tanpa balas pada sabtu (18/05) lalu, pasukan Laskar Saburai langsung bergegas menuju Makassar keesokan harinya, guna menjalani laga kedua di Shopee Liga 1 2019 melawan salah satu tim favorit juara, yaitu PSM Makassar.
Mengawali kompetisi dengan kekalahan telak tentu bukan merupakan suatu hal yang diinginkan bagi tim BLFC. Konsentrasi dan konsistensi dalam bermain selama 90 menit menjadi sebuah PR besar bagi pelatih Jan Saragih. Pada pekan perdana minggu lalu, BLFC hanya sanggup mengimbangi permainan Tira Persikabo dalam 45 menit pertama. Babak kedua mutlak menjadi milik Tira Persikabo, setelah 2 gol dari Ciro Alves dan 1 gol dari Andy Setyo mampu mengoyak jala gawang BLFC yang dikawal oleh Yoewanto Setya Beny.
Diatas kertas, kualitas PSM Makassar memang berada diatas Tira Persikabo, plus ditambah dengan support penuh dari masyarakat Makassar yang akan memadati Stadion Andi Matalatta Mattoanging, tentu saja akan semakin mempersulit langkah BLFC untuk meraih poin perdana di Shopee Liga 1 2019.
PSM sendiri sedang dalam masa on fire, setelah berhasil lolos dari penyisihan grup di Piala AFC 2019 sebagai juara Grup H dengan torehan 4 kemenangan, 2 imbang, serta nihil kekalahan. Lini serang tim yang dilatih oleh coach Darije Kalezic ini juga terbilang sangat produktif selama bermain di fase grup Piala AFC, total 17 gol tercipta dari 6 pertandingan, dengan striker Eero Markannen menjadi pemain paling subur dengan menyumbang 5 gol dari 17 gol yang tercipta.
PSM pun masih lolos hingga babak semifinal Piala Indonesia setelah mengalahkan Bhayangkara FC di perempat final dengan agregat 4-4, PSM lolos berkat produktivitas gol tandang. Di babak semifinal. PSM Makassar menunggu pemenang antara sesama tim Jawa Timur, yaitu Persebaya Surabaya dan Madura United.
On Fire nya PSM di kompetisi resmi merupakan salah satu bukti bijaknya tim manajemen dalam menentukan prioritas dalam kompetisi, mereka tidak bermain mati-matian di Piala Presiden 2019, bahkan mereka tidak lolos dari fase grup. Karena manajemen tim beranggapan Piala Presiden hanyalah pre season tournament yang digelar hanya untuk mematangkan komposisi tim menjelang kompetisi yang sesungguhnya. Jika kita melihat duo finalis Piala Presiden 2019, Arema FC dan Persebaya Surabaya, justru mereka sedang terseok-seok di 2 laga awal Liga 1 2019. Persebaya baru mengumpulkan 1 poin dari 2 laga, sedangkan sang juara Piala Presiden, Arema FC justru lebih parah, setelah menelan 2 kekalahan di 2 laga awal Liga 1 2019. 
Pertandingan besok akan menjadi pertandingan Home kedua bagi PSM Makassar, setelah di laga perdana skuad berjuluk Juku Eja tersebut sukses menumbangkan Semen Padang FC melalui gol tunggal Zulham Zamrun.
Bagi Perseru Badak Lampung FC, patut ditunggu apakah besok Jan Saragih akan melakukan rotasi pemain, mulai dari kiper hingga striker, mengingat kemarin penampilan kiper Yoewanto Setya Beny menuai kritikan cukup tajam setelah blundernya dimenit akhir membuat kekalahan BLFC atas Tira Persikabo menjadi 0-3. Dari sisi striker, duet Melkior Majefat dan TA Musafri pun belum terlihat padu, Melkior beberapa kali membuang peluang dikotak penalty, sedangkan Musafri walaupun bermain cukup apik dalam mencari peluang, namun finishingnya juga belum memuaskan.
Striker asing BLFC Francisco Torres tampaknya belum dapat dimainkan pada laga esok, selain izinnya yang belum rampung, Torres juga pamit pulang ke Brazil untuk menjenguk istrinya yang baru saja melahirkan.
(mfl)

Leave a comment