Badak Lampung FC Siap Arungi Kompetisi Liga 1 2019

Bandar Lampung, Sabtu, 4 Mei 2019: Perseru Badak Lampung FC (BLFC) telah melakukan Launching Ceremony untuk memperkenalkan klub yang baru saja lahir ini ke hadapan publik Lampung, Sabtu (4/5) kemarin. Pelatih kepala Jan Saragih, yang didampingi oleh General Manager Jaino Matos meminta doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat Lampung untuk tim BLFC dalam mengarungi kompetisi Liga 1 2019 yang akan dimulai pada pertengahan bulan ini. “Saya mengucapkan terimakasih dan mohon doa restunya, selalu support kita di berbagai situasi, karena sepakbola itu sangat dinamis. Jadi, saat kita dalam kondisi diatas ataupun dibawah, kita tetap bersama,”
Pada sesi jumpa pers setelah acara launching, Jan Saragih juga membahas mengenai pemain putra daerah yang terdapat di dalam tim. “Ada beberapa pemain asli Lampung disini, dan ada beberapa pemain asli Lampung yang belum dapat kita datangkan saat ini, mungkin kita bisa siapkan untuk masa depan (bursa transfer berikutnya),” ucap pelatih yang sebelumnya menangani Bogor FC tersebut.
Jaino Matos juga turut berkomentar mengenai keberadaan pemain Lampung didalam tim ini, “Terkait komposisi putra daerah Lampung, selama masa persiapan 2 bulan kita sudah berjuang maksimal untuk dapatkan putra daerah yang ada di tim lain, tapi mereka masih terikat kontrak dengan klub, sehingga kita belum bisa mendatangkan mereka.”
Jan Saragih (Kiri), Jaino Matos (Kanan)

 

Jan Saragih memiliki keyakinan penuh dengan skuad yang dimilikinya untuk dapat bersaing di Liga 1 2019. “Untuk pemain-pemain Indonesia, kita punya pemain dari Papua, Aceh, Malang, dan Sulawesi. Untuk kuota pemain asing, kita punya 3 pemain dari Brazil, dan 1 pemain dari Jepang. Saya kira dengan komposisi pemain seperti ini, saya yakin, kami yakin, dan saya harap kalian punya keyakinan yang sama dengan kami untuk membawa nama baik Lampung di Liga 1 2019.
Sang arsitek percaya, bahwa dalam menghadapi jadwal padat yang akan dihadapi, ia bersama anak asuhnya dapat menjalani kompetisi dengan baik, dan bisa mengharumkan nama Lampung di kancah sepakbola nasional. “Support kita dari nol, support di segala situasi untuk menghadapi kompetisi ini, memang kita lihat schedule berat, berat dalam arti padat, jadi akan sangat banyak situasi yang fluktuatif. Nah ini harus kita pikul sama-sama, dari supporter, masyarakat Lampung, harus bisa melihat secara positif. Sepakbola itu sangat dinamis, kita yang didalam teknis akan mengatur tempo itu bagaimana supaya eksistensi kita baik didalam maupun diluar lapangan tetap dalam sikap-sikap yang baik dalam menjaga nama baik Lampung.”
Dari list skuad yang ada, terdapat nama senior seperti Talaohu Abdul Musafri, pemain yang telah berusia 37 tahun ini juga didaulat sebagai kapten tim BLFC. Jan Saragih mengungkapkan bahwa inilah keistimewaan dari BLFC, perpaduan antara pemain senior dan junior diyakini akan mengasilkan permainan yang baik diatas lapangan. “Itulah keistimewaan Badak Lampung, ada saya, ada coach Jaino, saya yakin dengan karakter-karakter ini, menjadi sebuah filosofi recruitment kita juga, jadi saya berharap dan saya yakin, dengan kolaborasi ini, antara senior dan junior, bisa membawa, menjaga, dan menciptakan eksistensi atau permainan sepakbola yang lebih baik.
Coach Jan juga mengungkapkan bahwa timnya tidak akan pilih-pilih pertandingan, ia akan fokus game to game, dan siap untuk fight dalam 34 pertandingan yang akan dijalani. “Dalam 34 pertandingan, kita tetap punya target main bola untuk menang, saya tidak mau bagi-bagi, kita harus fokus game to game, kompetisi nanti akan berjalan sangat dinamis. Dengan apa yang kita punya, dengan persiapan yang baik, kita akan hadapi itu.”
Sebagai penutup, Jan Saragih memberikan sebuah clue tentang pemain anyar yang akan menjadi kejutan di akhir-akhir bursa transfer yang akan ditutup pada tanggal 9 Mei mendatang. “Kita akan tunggu, dan akan menjadi surprise untuk kita semua, dengan jadwal pendaftaran yang sudah dekat, pasti akan ada surprise.”

(Farid, Lampung Football)

Leave a comment